5 Tips Membuat Bubur Tim yang Sehat dan Bergizi

5 Tips Membuat Bubur Tim yang Sehat dan Bergizi

Si kecil mulai menunjukkan ketertarikan pada makanan setiap Anda memegang makanan menjadi salah satu indikasi anak siap MPASI. Bila buah hati Anda sudah mencapai usia enam bulan dan siap MPASI, maka tidak perlu menunggu waktu lebih lama untuk memberikan menu MPASI pertamanya. Pastikan Anda memilih bubur tim yang memiliki tekstur halus atau lembek untuk MPASI anak pertama kali. Tekstur yang lunak bisa memudahkan bayi menelan dan bisa menghindari masalah saluran cerna mereka.

Kiat Membuat Bubur Tim untuk Si Kecil

Bubur tim yang Anda buat untuk si kecil wajib mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan serat. Supaya kandungan gizi pada makanan tetap terjaga selama proses memasak, maka ketahui tips membuat bubur bayi yang baik berikut :

1. Menggunakan peralatan yang berstandar

Pastikan Anda menggunakan peralatan yang memiliki standar nasional untuk menjaga keamanan material peralatan memasak tersebut. Persiapkan peralatan yang Anda butuhkan lebih dulu mulai panci, blender dan saringan, ya! Bila Anda tipe ibu yang sibuk bekerja, maka pilih memasak bubur menggunakan slow cooker yang lebih praktis.

2. Tidak perlu masak terlalu lama

Anda memang membutuhkan tekstur bubur yang lebih lunak, tapi hindari memasak makanan terlalu lama. Hal ini bisa mengurangi kandungan gizi yang ada pada makanan tersebut. Cukup rebus bahan sesuai dengan rekomendasi memasak makanan untuk bayi, misalnya Anda harus memasak nasi dengan air lebih dulu sampai lunak, kemudian tambahkan bahan sayuran atau daging, kemudian tim minimal 30 menit untuk tekstur sesuai MPASI anak usia 6 bulan.

3. Hindari menambahkan garam, gula atau penyedap rasa

Anda bisa mengurangi penggunaan tiga bahan di atas dengan rempah alami yang memiliki rasa lebih khas. Anda bisa menambahkan rempah bawang putih, bawang merah, kemiri, atau bahan lain sesuai dengan resep bubur bayi. Namun, Anda yang ingin membuat anak susah makan menjadi lebih bernafsu, boleh menambahkan sejumput garam sebagai penambah rasa makanan.

4. Makanan harus matang sempurna

Meskipun Anda tidak boleh memasak makanan terlalu lama untuk menjaga kandungan gizi, tetapi makanan harus matang sempurna. Hindari memberikan MPASI pada anak dengan kondisi makanan yang setengah matang.

5. Penyimpanan bubur

Bila membuat bubur untuk bayi, Anda bisa membuat dalam dua porsi untuk makan pagi dan makan siang yang lebih efisien. Namun, pastikan Anda menyimpan sisa makanan yang memiliki porsi sekali makan di dalam freezer dan dipanaskan ke dalam pemanas elektrik.

Untuk Anda yang tidak memiliki banyak waktu membuat menu MPASI alami di rumah, bisa memilih bubur bayi instan yang lebih praktis. Meskipun demikian, Anda harus memastikan komposisi bubur terbuat dari bahan yang alami dan aman dikonsumsi bayi usia 6 bulan ke atas. Bubur tim yang sehat dan bergizi bisa mendukung saluran cerna bayi tetap sehat hingga ia tumbuh berkembang lebih optimal.